Skip to main contentSkip to footer

Indonesia punya lebih dari 20 juta orang yang hidup dengan diabetes. Jutaan lainnya belum terdiagnosis. Komplikasinya bisa dicegah. Biaya jika tidak bertindak, tidak bisa.

Trustica sedang membangun infrastruktur monitoring berkelanjutan yang mengubah manajemen penyakit kronis dari reaktif menjadi preventif.

pasien diabetes

sekitar 20 juta masyarakat Indonesia terdiagnosis diabetes, dan jutaan lainnya masih belum terdiagnosis karena keterbatasan akses skrining.

di dunia

Indonesia termasuk 10 negara dengan prevalensi diabetes tertinggi di dunia, dengan angka yang diperkirakan terus meningkat seiring percepatan urbanisasi.

belum terdiagnosis

lebih dari separuh kasus diabetes di Indonesia diperkirakan belum terdiagnosis.

Prevalensi

perubahan gaya hidup urban, demografi yang menua, dan pergeseran pola makan mendorong pertumbuhan tahunan yang konsisten.

Mengobati komplikasi diabetes yang tidak terkontrol memakan biaya berkali-kali lipat dibanding mencegahnya.

Rantai Dampak Biaya Akibat Kompleksitas

Gagal Ginjal (Dialisis)

Nefropati diabetik adalah penyebab utama gagal ginjal tahap akhir di Indonesia. Setiap pasien dialisis mewakili biaya pengobatan berkelanjutan selama puluhan tahun — biaya yang sebenarnya dimulai bertahun-tahun sebelum gagal ginjal terdiagnosis.

Kejadian Kardiovaskular

Diabetes yang tidak terkontrol dengan baik menggandakan risiko stroke dan penyakit jantung. Perawatan darurat jantung dan saraf termasuk intervensi akut termahal dalam sistem BPJS.

Amputasi & Perawatan Luka

Komplikasi kaki diabetik yang memerlukan amputasi melibatkan biaya bedah, rawat inap yang panjang, rehabilitasi, dan dukungan disabilitas permanen — semuanya bisa dicegah dengan kontrol gula darah yang efektif.

Kerangka Kebijakan: setiap kasus dialisis, kejadian jantung, atau amputasi yang berhasil dicegah mewakili tidak hanya penghematan biaya BPJS langsung, tapi juga penurunan disabilitas jangka panjang, hilangnya produktivitas, dan gangguan ekonomi keluarga.

Pertanyaannya bukan apakah Indonesia mampu membiayai reimbursement CGM. Tapi apakah Indonesia mampu untuk tidak melakukannya.

Pencegahan (Monitoring CGM)

Langganan First Sight™ tahunan per pasien · Intervensi dini via AURTORA™ · Peningkatan efisiensi monitoring dokter via laporan GIP™ · Kualitas hidup terjaga

Rawat inap BPJS dapat dihindari

Pengobatan (Perawatan Komplikasi)

Dialisis 2×/minggu seumur hidup · Bypass jantung atau perawatan akut stroke · Amputasi di bawah lutut + rehabilitasi · Rawat inap BPJS yang dapat dihindari · Disabilitas permanen + hilangnya produktivitas

Perawatan kronis BPJS berkelanjutan bertahun-tahun hingga puluhan tahun

Bukan program alat kesehatan.
Infrastruktur kesehatan nasional.

Trustica menghubungkan jaringan rumah sakit, dokter spesialis, pasien, dan data kesehatan pada skala nasional.

Platform Nasional 4 Komponen

Jaringan Rumah Sakit

Hermina Hospital Group (52 rumah sakit) dan mitra rumah sakit regional sebagai infrastruktur deployment utama.

Dokter Spesialis

Endokrinolog, nefrolog, dan kardiolog sebagai mitra klinis utama.

Pasien

Monitoring berkelanjutan berbasis langganan di tingkat individu.

Data Kesehatan

Insight populasi terdeidentifikasi yang mendukung kebijakan manajemen penyakit nasional.

Dari 2.000 pasien pada Tahun ke 1 menjadi lebih dari 300.000 pada Tahun ke 5

Penerapan nasional secara bertahap yang berkembang seiring dengan sistem layanan kesehatan Indonesia.

Rencana Peningkatan Skala Nasional 5 Tahun

Tahun Skala Milestone
Tahun 1 2,000 pasien Deployment percontohan First Sight™ di RS mitra Hermina. Validasi klinis AURTORA™ dan benchmarking hasil GIP™.
Tahun 2 10,000 pasien Ekspansi jaringan rumah sakit. Skala program dokter mitra.
Tahun 3 50,000 pasien Adopsi pasien cepat melalui rumah sakit dan kanal digital.
Year 4 150,000 patients National monitoring ecosystem. Population health data insights available.
Tahun 5 300,000+ pasien Ekspansi ASEAN (Filipina, Vietnam, Malaysia). Infrastruktur kecerdasan penyakit kronis nasional penuh.

Keselarasan dengan Prioritas Nasional

Keberlanjutan Biaya BPJS

menurunkan beban klaim dengan mencegah komplikasi berbiaya tertinggi: dialisis, operasi jantung, amputasi.

Kerangka Pencegahan GERMAS

selaras dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat: pencegahan penyakit, deteksi dini, promosi gaya hidup sehat.

Akselerasi Kesehatan Digital

mendukung strategi kesehatan digital nasional dengan infrastruktur kecerdasan glukosa yang interoperabel, terhubung dengan SATUSEHAT.

1

Dialog Kebijakan — Briefing Kementerian

Presentasi platform AURTORA™, arsitektur GIP™, roadmap skala nasional, dan model penurunan biaya komplikasi untuk BPJS.

2

Studi Integrasi BPJS

Analisis bersama terhadap kategori komplikasi diabetik berbiaya tertinggi. Pemodelan potensi pencegahan biaya pada skala 50.000 dan 300.000 pasien.

3

Program Percontohan Regional

Trustica meluncurkan program monitoring yang didukung pemerintah di provinsi atau jaringan rumah sakit target.

4

Kemitraan Rollout Nasional

Perjanjian kolaborasi formal untuk adopsi CGM nasional melalui jaringan rumah sakit, integrasi cakupan BPJS, dan pembagian data kesehatan populasi.

Epidemi diabetes Indonesia tidak akan menunggu.
Begitu pula respons nasionalnya.

Ajukan briefing strategis dari tim kemitraan pemerintah Trustica.

Empat Komponen Platform Nasional

Ajukan Briefing Kebijakan

Jadwalkan presentasi strategis bersama tim kemitraan pemerintah Trustica.

Jelajahi Program Percontohan

Ajukan program monitoring regional di yurisdiksi atau jaringan rumah sakit mitra Anda.

Trustica — Membangun Infrastruktur Kecerdasan Glukosa Klinis Indonesia, Rumah Sakit demi Rumah Sakit.